Utang Negara tembus 3700 Triliun, sebuah Anugrah atau musibah ?

 

Utang Negara adalah salah satu masalah di Negara kita, ingat rumusnya gini beban utang pemerintah masa lalu + beban defisit APBN = Utang Sekarang. Artinya Kita sudah menanggung utang dari pemerintahan yang dulu sampai Presiden yang sekarang. Berapa sih total hutang Negara kita ? dilansir dari liputan 6 bahwa total Negara kita mencapai angka  Rp 3.706,52 triliun hingga Juni 2017. Bagi kalian total hutang 3.706,52 triliun itu banyak apa sedkit ??

Kita Asumsikan misal penduduk Indonesia sebanyak 250 juta jiwa, lalu total hutang sekarang sebesar 3.706,52 triliun dan dibagi total penduduk indonesia sebanyak 250jt maka hasilnya akan menunjukan angka (silahkan hitung sendiri)

Jadi total hutang Negara sebesar itu sudah dirancang diawal, saat Pemerintah dan DPR menyusun RAPBN, yang menjadi pertanyaan apakah itu jalan terbaik defisit APBN ditutup dengan hutang ? kalo menurut saya sih jwabanya IYA Jalan terbaik (Anugrah). Kenapa harus hutang ? Tidak lain dan tidak bukan dengan dalih untuk PERTUMBUHAN EKONOMI agar lebih ekspansif, misal RAPBN tidak merancang defisitnya APBN ditutup dengan hutang tentunya akan anjlok perekonomian Indonsia, misal ya daya beli rendah.

Jadi menurut Ibu menteri keuangan kita Sri Mulyani menuturkan bahwa Kondisi Infrastruktur di Negara kita kian jauh tertinggal, akan menjadi kekawatiran lagi jika pemerintah tidak mengejar ketertinggalan itu, Indonesia bisa jadi akan mengalami masalah yang lebih kompleks, daya saing rendah dan meningkatnya ketimpangan ekonomi dan sosial, dan untuk mencegahnya, Indonesia membuthkan anggaran yang sangat besar salah satunya dengan pinjaman, dan pinjaman itu bersifat aman karena digunakan secara maksimal untuk pembangunan infrastruktur, meskipun aman pemerintah tetap mengelola utang Negara dengan profesional, kira-kira seperti apa yang diucapkan Ibu Sri di laman Liputan 6.

Oh ya, Sebagai cacatan kita semua, APBN kita paling banyak dalam pembiayaan Belanja Pegawai, itu yg menyebabkan pembengkakan APBN.

Lebih lanjut, Rasio utang Indonesia masih di angka wajar dengan total masih dibawah 30% dari PDB (Produk Domestik Bruto), jika kita mengacu dalam UU No 17 thn 2003 tentang kekuasaan Negara, dimana hutang Negara maksimal hanya 60% dari PDB. Lantas berapa jmlah PDB Indonesia ? 2016 lalu tercatat PDB mencapai angka 12.406 Triliun.

Bagaima perbandingan dengan Negara lain ? “Rasio utang terhadap PDB AS mencapai 108%, Jepang 250%, Jerman 70%, tutur Sri Mulyani. Jadi bagiku wajar Pendapatan perkapita Negara adidaya tersebut tinggi, lah wong rasio utangnya juga tinggi.

Tapi bagi saya aneh juga, utang Negara semakin taun harusnya mengalami penurunan. Dari taun 1945-2017 belum pernah mengalami penurunan Utang, berarti 20 tahun lagi utang Negara bisa diangka 10.000 Trilunan dong ??? Mosok iya kita terus menanggung utang Negara yg begitu besar ? Apakah itu tidak berampak buruk dengan reputasi Negara ini ? Apakah tidak berpengaruh terhadap beban Fiskal dan Moneter nantinya ? Tapi kita serahkan kepada Pakde Jokowi, tentunya Pakde Jokowi punya tim ekonomi yang hebat, mudah-mudahan selain Pakde Jokowi sibuk dengan pembangunannya, beliau tetap warning dengan kondisi utang Indonesia.

 

https://ekbis.sindonews.com/read/1224634/33/sri-mulyani-jelaskan-mengapa-indonesia-harus-utang-ribuan-triliun-1501156169

http://ekbis.rmol.co/read/2017/07/04/297741/Utang-Tembus-Rp-3.600-Triliun,-Sri-Mulyani:-Jangan-Takut-

 

author

Author: