The Power of “Penghargaan”

Manusia hidup di Dunia memiliki kegiatan yang berbeda, dari milayaran manusia yang terlahir sudah membentuk karakter yang berbeda pula, walaupun ada beberapa yang sama, tapi tentunya punya kegemaran dan kesibukan yang berbeda dari manusia satu ke manusia satu lainnya. Kesibukan dan kegemaran itu bisa meliputi hobi  menulis, melukis, berolahraga, bekerja, dll. Setiap Manusia dapat dipastikan akan meningkat prestasinya dan bakatnya jika ada seseorang yang memberikan pengakuan dan penghargaan,

Siapa sangka jika seorang yang berbakat atau sudah ikut serta dalam sebuah organisasi tidak pernah diberi penghargaan ? atau tidak pernah diberi pengakuan ? keliatan sepele memang penghargaan, mungkin bisa dianggap hanya pemborosan, padahal jika kita memberikan penghargaan kepada seseorang, maka orang itu merasa akan lebih diakui.

Misal kita sudah bekerja secara totalitas dalam sebuah perusahaan, tapi pimpinan kita hanya memberikan itu-itu saja. Tidak pernah memberikan penghargaan lebih, dapat dipastikan kita seperti kurang dianggap dengan pimpinan kita. Dan tentunya kerja kita akan kurang semangat dan kurang totalitas dalam pencapaian tujuan perusahaan.

Kalau kita bicara lebih jauh, sebagaian orang melihat memberikan penghargaan harus mengeluarkan uang. Paahal belum tentu, memberikan penghargaan kepada orang lain bisa meliputi pujian, dan memberikan pujian adalah nominal termurah untuk seorang karyawan. Atau bisa kita berikan sertifikat terbaik. Jadi tidak melulu memberikan nominal, dan masih banyak alternatif lain yang bisa kita lakukan.

Menurut (Elsdon, 2002) bahwa kurangnya pengakuan, penghargaan dan kesempatan pengembangan karir adalah alasan utama orang meninggalkan sebuah lembaga/organisasi. Kalau kita cermati baik-baik pernyataan dari Elsdon bahwa seseorang yang tidak pernah diberikan pengakuan dan penghargaan, maka orang itu dapat membuatnya malas bekerja dan bisa berdampak untuk meninggalkan organisasi yang sedang dijalani. Memang betul demikian, artinya setiap manusia yang terlahir du Dunia perlu pengakuan dari orang lain, misal diberikan penghargaan seperti yang saya sudah jelaskan diatas.

Kita sering mendengar kabar bahwa atlit olahraga kita sering kurang diperhatikan oleh Negara, maka prestasinya sering menurun. Ya betul memang, walaupun atlit itu termasuk pekerjaan lepas, tidak seperti orang yang bekerja di kantoran, tapi atlit juga perlu diperhatikan oleh Negara, misal dari kesejahteraan hidupnya perlu diberikan intensif lebih.

Maka jangan pernah sungkan-sungkan untuk memberikan penghargaan kepada orang lain, disatu sisi kita dapat membuat orang lain senang, satu sisi lainnya kita akan dibalas dari orang lain juga akan meberikan penghargaan kepada kita. Penghargaan atau pengakuan tidak harus dengan nominal uang, dengan pujian juga bisa. Pasti senang kan kalau kita dipujji, tapi ingat jangan terlena dengan pujian orang, kita tetap jangan sombong. J J J

Rate this article!
Tags:
author

Author: