Miris, anggota DPR dari PDIP ini ingin dihormati oleh komisioner KPK !

Arteria Dahlan salah satu anggota pansus hak angket ingin di hormati oleh para ketua KPK saat rapat di komisi tiga, anda gila hormat pak ? dengan dalih agar membangun dialektika kebangsaan, bagi saya untuk dipanggil anggota dewan yang terhormat tidak lah terlalu penting. Anda ini ingin dipanggil anggota dewan yang terhormat, tapi kelakuan anda sering tidak mencerminkan sebagai orang yang pantas dihormati.

DPR adalah lembaga Negara yang terhormat, tapi kalau kinerja dari anggota dewan melukai hati rakyat apakah masih perlu dikatakan anggota dewan itu sebagai orang terhormat ??? anda memang bisa duduk di kursi dewan, anda dipilih oleh rakyat, tapi anggota dewan banyak yang lupa, kalian terpilih belum tentu kalian yang terbaik, anggota dewan menang kan karena terbanyak bukan terbaik.

Langsung saja, bagaimana ucapan Arteria Dahlam sangat ingin dihormati oleh para komisioner KPK ? ini transkipnya.

 

“Yang saya hormati saudara pimpinan KPK dan saudari pimpinan KPK, beserta jajaranannya, saya baru pertama kali rapat dengan KPK di komisi tiga, tapi perasaannya rada berbeda sedikit, bedanya dialektika kebangsaannya agak ga nampak disini, ada kaum sana ada kaum sini, saya sudah pindah komisi di beberapa komisi, tapi ga pernah ada melihat keadaan yang seperti ini, saya hanya ingin sampaikan kepada saudara saudara pimpinan dan saudari pimpinan, bahwa yang kami lakukan ini tidak ada yang lain, ibu basariah kakaku ya, ini hanya untuk memperbaiki penegakan hukum kedepan baik KPK maupun yang lain, kemudian saya juga menunggu tadi dari lima saudara saudara dan saudari komisioner tadi tidak pernah terucap ANGGOTA DEWAN YANG TERHORMAT, kalau kami bapak bapak dan ibu ibu di semua komisi, pak Jokowi sekalipun ketemu kami walaupun Arteria masih Bangsat katanya, dia katakan yang terhormat Arteria Dahlan, kemudian Pak Kapolri juga mengatakan yang mulia kalau pak kapolri ya bang ya, ini ada maksutnya bapak bapak dan ibu ibu ini untuk mengingatkan kita semua, termasuk anggota dewan, kalau kita disentuh kalimat itu kelakuan kita pasti TERHORMAT.”

 

Saya sebagai warga Indonesia sungguh miris, sangat miris atas ucapan dari Arteria Dahlan ini. Tidak penting pak sedikit-sedikit anda dan rekan anda minta dipanggil dengan Anggota Dewan Yang Terhormat, kalaupun para komisioner KPK sudah memanggil anda dengan kata terhormat lantas apakah ada jaminan kinerja anda dan para kolega bisa kerja lebih baik ? kan belum tentu juga.

Bagi saya subtansi dari anggota DPR bukanlah dengan sebutan “anggota dewan yang terhormat”, melainkan kinerja anda dan rekan anda Pak Arteria, sudah berapa banyak Prolegnas yang tercapai ? dari pada sibuk-sibuk ngurusin hak angket KPK mending urus dulu hukum di Indonesia, buat UU yang benar-benar untuk rakyat, bukan untuk kepentingan sedndiri, terlebih urus dulu para anggota dewan yang lain agar tidak makin banyak mengkorupsi uang Negara.

 

 

Sumber :

https://www.facebook.com/dennyzsiregar/?fref=ts

Tags:
author

Author: